Kisah sukses Jack Ma, jadi orang terkaya di China berkat Alibaba

25 September 2019/Admin/JACK MA , ALIBABA , KISAH , SUKSES , ORANG TERKAYA , CHINA

Siapa yang tak kenal Jack Ma? Pemilik e-commerce Alibaba ini dinobatkan sebagai orang terkaya di Tiongkok selama beberapa tahun terakhir setelah mengantarkan Alibaba menjadi raksasa e-commerce China.

Lalu, bagaimana perjalanan Jack Ma hingga bisa menjadi orang terkaya nomor 1 di China seperti sekarang?

Belajar bahasa Inggris dengan menjadi tour guide

Jack Ma kecil, tertarik untuk mempelajari bahasa Inggris. Setiap pukul 5 pagi Jack Ma kecil mengayuh sepedanya ke dekat hotel untuk bertemu dengan orang-orang asing. Ma menawarkan untuk menemani jalan-jalan mengelilingi kota secara gratis, karena Ma kecil ingin belajar bahasa Inggris. Orang-orang asing memanggilnya dengan sebutan Jack – Jack Ma.

Delapan tahun bergaul bersama banyak turis asing benar-benar mengubah cara pandangnya mengenai hidup. Ma merasa dirinya berpikir lebih global dibandingkan kebanyakan penduduk China lain. Apa yang diceritakan para turis sangat berbeda dengan semua yang dipelajari Ma dari para guru dan buku di sekolah.

Gagal ujian masuk sekolah dan kuliah

Dalam acara World Economic Forum's Annual Meeting di Davos, Swiss, Jack Ma mengisahkan berbagai kegagalan yang dia alami di masa lalu. "Aku pernah gagal tes masuk SD 2 kali, SMP 3 kali. Di kotaku hanya ada satu SMP dan tak ada satu pun sekolah yang mau menerimaku karena nilaiku terlalu buruk," ujar Jack Ma. Menurut Ma, kegagalan bukanlah sesuatu yang pantas disesali. "Saya pikir kita harus terbiasa ditolak, itu artinya kita belum benar-benar bagus. Oiya, aku juga pernah melamar di Harvard, 10 kali mereka menolakku," imbuhnya sambil tertawa lebar.

Jadi guru bahasa inggris

Singkat cerita Ma masuk kuliah ke Hangzhou Teacher’s Institute (sekarang disebut Hangzhou Normal University) jurusan Bahasa Inggris dan lulus pada tahun 1988. Setelah lulus kuliah,  Ma menjadi salah satu pengajar bahasa Inggris dan Perdagangan Internasional di Hangzhou Dianzi University dengan gaji US$ 12 / bulan. Kemudian  Ma mendaftar masuk kuliah master di Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) di Beijing dan lulus pada tahun 2006.

Pernah ditolak KFC

Dalam karir pekerjaan, Jack Ma juga pernah mendaftar di lebih dari 30 pekerjaan, dan Jack Ma ditolak di 30 perusahaan tersebut. Ma juga pernah ditolak saat mendaftar di kepolisian. Bukan hanya itu saja, saat KFC baru masuk China, Jack Ma pun mencoba mendaftar pekerjaan disana, dan dari 25 orang yang mendaftar kerja di KFC, 24 orang diterima dan hanya Jack Ma yang ditolak.

Menyadari kehebatan internet

Jack Ma pernah diminta mewakili sebuah perusahaan di China menagih utang pada seseorang di Amerika Serikat (AS). Dia meluangkan waktu datang ke rumah temannya Ken Morley di Seattle. Di sana ada komputer yang terhubung internet. Saat itulah Jack Ma pertama kali mengenal internet. kata pertama yang dicari oleh Jack Ma adalah bir (beer). Jack Ma sungguh sangat terkejut karena dia tidak menemukan satupun merk bir dari China. Kemudian dia bersama temannya membuat sebuah website sederhana yang berisi mengenai informasi mengenai China. Ternyata langkah kecil tersebut mendapatkan respon positif dari beberapa orang China. Di sinilah muncul gagasan dalam kepala Jack bahwa dia bisa memanfaatkan internet untuk berbisnis.

Mendirikan Alibaba

Jack Ma mendirikan Alibaba dengan modal US$ 60.000. Uang itu merupakan pinjaman dari temannya setelah salah satu perusahaan investasi asal AS menolak memberinya pinjaman. Idenya menolong para pengusaha kecil memasarkan produknya ternyata merupakan ide yang sangat cemerlang. Dari tahun ke tahun size dan value perusahaannya terus meningkat. Sampai akhirnya Jack Ma memutuskan untuk membawa Alibaba melantai di pasar modal. Saat itu nilai perusahaannya mencapai US$ 25 miliar. Saat ini, perusahaan e-commerce tersebut memiliki kapitalisasi pasar US$ 500 miliar.

Jadi Orang Terkaya No. 1 di China

Saat ini dengan anak perusahaan yang terdiri dari Alibaba.com, Taobao Marketplace, Tmall, eTao, Alibaba Cloud Computing, Juhuasuan, 1688.com, AliExpress.com dan Alipay, Jack Ma memiliki kekayaan sejumlah US$ 37,3 miliar dan menobatkannya menjadi orang terkaya nomor 1 di China dan nomor 21 terkaya di dunia.

Tahun 2019 menjadi tahun yang spesial bagi Alibaba. Tahun ini raksasa e-commerce China ini resmi berusia 20 tahun. Selain itu, mulai 10 September 2019 Jack Ma resmi mengundurkan diri sebagai chairman Alibaba, dan berencana mengisi hari-harinya dengan mengajar.

 

Jadi apa yang bisa kita pelajari dari kisah seorang Jack Ma? Intinya, kegagalan yang kita alami di masa lalu bukan pertanda bahwa kita tidak bisa sukses di masa depan.

“Jika Anda tidak menyerah, Anda masih memiliki kesempatan. Menyerah adalah kegagalan terbesar.” – Jack Ma



RELATED POSTS


Recent posts